MiniRiset "Inovasi Kreatif dan Literasi" (PBAK FE 2021) Jl.Gajayana No.50 Dinoyo. Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur. 65415. Telp. (0341) 587. Fax (0341) 572533. Website, www.uinmalang.ac.id, info@uin-malang.ac. Puji syukur Alhamdulillah saya panjatkan kepada Allah SWT yang mana karena kehadirat-Nya saya sebagai penulis mampu
Langkahpertama untuk cara membuat karya tulis ilmiah ialah menentukan judul. Disini judul yang kamu ambil harus konkrit, tidak meluas serta menggambarkan ide dari hasil karya tulis ilmiah yang kamu buat. Untuk itu, tentukan tema dahulu sebelum kamu menentukan judul pada karya tulis ilmiah tersebut. 2.
Menulisuntuk menyampaikan informasi kepada pembaca. 34. Menulis untuk mendapatkan nilai kuliah yang bagus. 40. Kegiatan menulis jarang dilakukan. 45. Menulis untuk materi kuliah. 48. Menulis untuk menuangkan isi hati. 49. Menulis untuk mencapai "Hope and Purpose. 55. Menulis untuk mendapatkan pengetahuan dan wawasan yang luas. 59. 5.
7Contoh Penelitian Sosial Yang Baik dan Cara Membuatnya. Penelitian menjadi salah satu fungsi penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan, tanpa adanya penelitian mustahil sebuah ilmu-ilmu pengetahuan di dunia ini dapat berkembang dengan signifikan. Oleh karena itulah, sejatinya banyak hal yang perlu dipelajari dalam melakukan upaya penelitian
. Garis besar penting untuk semua jenis Mini Riset. Ini berfungsi untuk mengatur pikiran dan seluruh pekerjaan Anda sebelum menulis Mini Riset. Makalah semacam ini ditujukan untuk penelitian ilmiah yang akan membuktikan Anda sebagai seorang sarjana yang memiliki bakat teknis untuk memecahkan masalah inti dan siap menyampaikan ide-ide Anda menggunakan pendekatan dan proses ilmiah. Garis besar akan menjadi pengingat bagi Anda untuk menyusun semua seluk-beluk yang diperlukan di dalamnya. Ini adalah "bingkai" dari Mini Riset nyata yang akan menuntun Anda melalui seluruh prosedur tetapi bagaimana menulis garis besar Mini Riset? Menulis garis besar Mini Riset dapat memberikan arahan yang baik kepada siswa untuk menulis Mini Riset. Tetapi banyak siswa tidak memiliki ide yang tepat tentang format Mini Riset dan itulah sebabnya mereka gagal menulis garis besar Mini Riset yang baik. Struktur garis besar Mini Riset dapat dengan mudah dipahami oleh siswa dengan bantuan penulis Mini Risetyang dapat diandalkan dari Bantuan Penugasan Siswa. Semua langkah penting yang merupakan bagian dari garis besar Mini Riset dapat dengan mudah ditulis Garis Besar Mini Riset oleh siswa dengan bantuan para ahli ini. Dengan terlebih dahulu membagi kertas Anda menjadi semua bagian dasarnya, Anda akan jauh lebih tertata & tidak akan khawatir bahwa Anda lupa sesuatu. Selain itu, muncul di garis besar Anda, Anda akan lebih tenang setelah membagi pekerjaan Anda menjadi banyak bagian. Itu tidak akan tampak begitu menarik & membingungkan. Anda dapat mendekati semua bagian selama hari yang berbeda & merencanakan persiapan Anda secara berturut-turut yang akan membantu Anda untuk memenuhi batas waktu yang ketat! Bantuan penulisan Mini Riset dalam garis besar untuk siswa oleh para profesional bersertifikat membantu sejumlah siswa di seluruh dunia dalam bentuk bantuan penugasan Global dalam garis besar Mini Riset. Jadi jika Anda tidak memiliki motivasi untuk menyelesaikan garis besar Mini Riset Anda dalam berbagai mata pelajaran seperti sains, teknologi informasi, ekonomi, hukum dan studi bisnis dll. Ambil bantuan yang dapat diandalkan dalam garis besar Mini Riset dari Pakar Bantuan Penugasan Pelajar. Mini Riset Garis Besar Struktur Tips Jika Anda diminta oleh profesor Anda untuk menulis garis besar makalah Mini Riset di sini adalah beberapa tips yang harus Anda ikuti untuk tujuan ini. Bantuan Penugasan Siswa Para ahli telah memberikan kiat-kiat ini kepada para siswa untuk garis besar Mini Riset mereka. Selalu lakukan riset tentang topik dokumen penelitian Anda sebelum mulai menulis garis besar. Pastikan untuk menggunakan ide-ide gratis kosakata dan plagiarisme sederhana dalam Mini Riset Anda. Jangan menulis tentang hal-hal yang sudah ditulis jutaan kali, tidak ada yang tertarik membaca Mini Riset tersebut. Jadilah unik dan inovatif bersama dengan urutan argumen yang benar dalam garis besar Mini Riset Anda. Berikut Ini, beberapa Contoh penulisan Mini Riset, dan Anda dapat membaca dan menggunakannya sebagai bahan referensi atau perbandingan untuk menyelesaikan tugas Mini Riset Anda. Mini Riset FIS Unimed - Kewarganegaraan BACA Strategi Story telling dalam pengembangan Bahasa BACA Contoh Format Mini Riset Ekonomi Mikro BACA Peranan Guru Bidang Studi Pada Setiap Substansi Manajemen Pendidikan BACA MINI RISET PKN BACA Contoh Laporan Mini Riset Tugas Perkuliahan Mini Research Unimed BACA Contoh Mini Riset Di Sekolah Penelitian Sekolah, Guru Dan Siswa BACA Contoh Mini Riset Penelitian BACA MINI RISET BAHASA INDONESIA BACA MINI RISET PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN BACA MINI RISET PEMODELAN BACA MINI RISET AGAMA ISLAM - PESANTREN BACA MINI RISET TEKNIK PONDASI BACA Contoh Mini Riset Agama Islam - Pengaruh Pengajian BACA Tampaknya cukup sulit untuk mengatasi tugas ini, & dalam hal ini, Anda dapat terus mengandalkan layanan penulisan online. Tetapi jika Anda memilih untuk menulis sendiri teruslah membaca tulisan ini. Untuk menjadi lebih mampu dalam detail struktur, lihat contoh untuk para sarjana SD. Garis besar untuk Esai Sastra juga akan membantu Anda. Bagaimanapun, bagian utama adalah sebagai berikut Pengantar Isi Kesimpulan Sepertinya tidak terlalu sulit, kan? Tetapi kenyataannya adalah bahwa semua poin mencakup berbagai informasi bagi Anda untuk mengatur garis besar penelitian Anda tentang hewan, misalnya. Bagian Pendahuluan adalah salah satu yang paling signifikan. Karena itu menyajikan pembaca dengan topik makalah Anda dan itu seperti sebuah kait yang menarik minat pembaca. Di sini Anda seharusnya berbicara tentang komponen penting yang diperlukan seperti pernyataan tesis, klarifikasi topik beberapa poin utama, informasi umum, dan penjelasan tentang istilah-istilah inti yang terkait dengan pembelajaran Anda Bagian tubuh adalah bagian yang paling kuat dan terdiri dari banyak paragraf atau sub bagian. Di sini Anda membawa pendapat untuk mendukung laporan Anda. Metodologi inilah yang mengikuti segmen pendahuluan. Ini memberikan wawasan tentang cara Anda melakukan penelitian dan harus terdiri dari jenis investigasi dan kuesioner yang telah Anda penuhi. Jangan pernah lupa tentang tujuan penyelidikan yang juga harus dinyatakan dalam pendahuluan. Pastikan untuk menyusun tinjauan literatur. Di sini sebutkan tulisan kreatif yang Anda gunakan sebagai cadangan untuk hipotesis & teori Anda. Bagian ini akan menunjukkan bagaimana Anda dapat mengerjakan istilah, teori, dan bukti yang ada. Tema utama Anda dan literatur yang dipilih harus berdekatan. Tunjukkan bagaimana input Anda berkembang & mengubah kerja aktif. Data dan analisis umumnya mengikuti metode dan literatur. Di sini sajikan hasil Anda & variabel lain yang Anda miliki dalam prosedur survei. Gunakan tabel atau grafik jika perlu lebih tepat dan teratur. Tafsirkan hasil Anda. Ingat untuk memberi tahu para penonton apakah hasil Anda membawa keragaman pada seluruh topik. Garis besar kelemahan penelitian & manfaatnya. Bagian terakhir adalah Kesimpulan yang secara umum tidak menyajikan informasi baru kepada penonton, tetapi memberikan pandangan sekilas pada keseluruhan karya dengan merangkum poin-poin utama di dalamnya. Jangan lupa untuk berbicara tentang pernyataan tesis lagi. Merumuskan sudut pandang untuk penelitian potensial juga. Mengapa Penting untuk menulis Garis Besar untuk Mini Riset Jika Anda seorang siswa yang terbiasa memiliki karya tulis Mini Riset secara teratur, itu bukan masalah besar bagi Anda untuk memahami pentingnya garis besar Mini Riset. Kadang-kadang bahkan profesor meminta siswa mereka untuk menulis garis besar Mini Riset sebelum memulai Mini Riset yang sebenarnya. Tujuan utama di balik penulisan Mini Riset adalah untuk mendapatkan ide tentang poin utama dari topik yang telah Anda teliti dapat dimasukkan dalam Mini Riset. Mayoritas waktu siswa lupa banyak aspek signifikan dari Mini Riset karena kurangnya garis besar Mini Riset. Itulah mengapa sangat penting untuk menulis garis besar Mini Riset untuk tujuan ini. Panduan langkah demi langkah untuk menulis Garis Besar Mini Riset Berikut ini adalah panduan langkah demi langkah untuk menulis garis besar Mini Riset Universitas oleh para ahli kepada para siswa. Mereka yang ingin menulis garis besar Mini Riset yang sempurna dapat mengikuti poin-poin ini. Mulailah dengan topik penelitian dan pahami dengan berbagai dimensi. Tuliskan poin-poin penting yang Anda perhatikan dari topik. Jika mungkin cobalah untuk menyaring masalah dan masalah yang terkait dengan topik itu dan bagaimana menyelesaikannya. Coba juga untuk meneliti tentang alasan yang menghambat solusi ini untuk bekerja dengan alasan praktis. Sekarang mulailah menulis garis besar Mini Riset Anda dengan memberikan abstrak atau alasan mengapa Anda menulis Mini Riset Anda. Juga diskusikan poin-poin utama yang akan Anda sampaikan melalui Mini Riset Anda dan cara untuk mencapai solusi untuk masalah-masalah ini. Terakhir, sebutkan cara yang akan Anda ikuti untuk mengetahui realitas masalah ini dan mengapa mereka ada. Ini adalah bagaimana garis besar Mini Riset yang baik dapat ditulis oleh siswa dengan mudah. Siswa dapat menunjukkan garis besar ini kepada profesor dan guru mereka juga. Apa Poin Penting yang akan Dicakup dalam Garis Besar Makalah Mini Riset Seperti disebutkan di atas, sebuah makalah Mini Riset berbicara tentang isu-isu utama yang akan dihadapi penulis dalam Mini Risetnya. Selain itu, juga membahas cara dan strategi yang akan digunakan untuk mencapai solusi dari masalah ini. Sumber daya yang akan digunakan siswa dalam penulisan Mini Riset terkadang juga diungkapkan kepada para profesor. Singkatnya, kita dapat mengatakan bahwa garis besar makalah Mini Riset bermanfaat bagi siswa dalam menjaga semua poin dalam pikiran saat menulis Mini Riset sehingga setiap poin tidak hilang yang seharusnya ada di sana. Bimbingan penelitian makalah dari para ahli Bantuan Penugasan Siswa juga membantu siswa untuk menulis Mini Riset kualitas tertinggi. Sehingga siswa dapat mengambil bantuan dari para ahli ini dalam tugas mereka dalam bentuk Bantuan Penugasan Universitas.
Cover Mini RisetPengaruh Penggunaan Bahasa Gaul Dikalangan Mahasiswa Terhadap Penggunaan Bahasa Indonesia Di Perguruan TinggiStudi Kasus Mahasiswa Universitas Negeri MedanLaporan PenelitianDiajukan Untuk Memenuhi TugasMata Kuliah Bahasa IndonesiaDosen Dr. M. Oky Fardian Gafari, 19790115 200501 1002Oleh KELOMPOK IC Reguler 2015Suib 3152131023Adelina Sormin 3151131004Bella Otavia Siregar 3151131007Vicky Ghaneza 3153131035Yudha Pradana 3151131053Arta Tina Novelia Waruwu 3152131027Wentina Muliati Hutabarat 3152131026Dewi Damayanti 3152131003Erlina Dewi Siregar 3152131007JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFIFAKULTAS ILMU SOSIALUNIVERSITAS NEGERI MEDANKata Pengantar Mini RisetKATA PENGANTAR Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayahnya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan Laporan Penelitian tentang Pengaruh Penggunaan Bahasa Gaul Dikalangan Mahasiswa Terhadap Penggunaan Bahasa Indonesia Di Universitas Negeri Medan. Laporan Penelitian ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapat bantuan dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan Laporan Penelitian ini. Untuk itu kami menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan Laporan Penelitian ini. Terlepas dari itu, kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka kami menerima segala saran dan kritik yang membangun dari pembaca agar kami dapat memperbaiki Laporan Penelitian yang selanjutnya akan kami susun. Akhir kata kami berharap semoga Laporan Penelitian tentang Pengaruh Penggunaan Bahasa Gaul Dikalangan Mahasiswa Terhadap Penggunaan Bahasa Indonesia Di Universitas Negeri Medan ini dapat memberikan manfaat maupun menambah pengetahuan dan wawasan pembaca mengenai Pengaruh Penggunaan Bahasa Gaul Dikalangan Mahasiswa Terhadap Penggunaan Bahasa Indonesia Di Universitas Negeri Desember 2017Kelompok I Daftar Isi Mini RisetDAFTAR ISI KATA PENGANTAR ...........................................................................................................DAFTAR ISI ..........................................................................................................................BAB I Latar Belakang ................................................................................................................. Rumusan Masalah ............................................................................................................ Tujuan Penelitian ............................................................................................................. Manfaat Penelitian ...........................................................................................................BAB II KAJIAN Bahasa .............................................................................................................................. Komunikasi ...................................................................................................................... Konformitas .....................................................................................................................BAB III METODOLOGI Metode Penelitian ............................................................................................................ Populasi dan Sampel ........................................................................................................ Teknik Pengumpulan Data ............................................................................................... Teknik Analsis Data .........................................................................................................BAB IV HASIL DAN Hasil Penelitian ................................................................................................................ Pembahasan Penelitian .....................................................................................................BAB V KESIMPULAN DAN Kesimpulan ...................................................................................................................... Saran ................................................................................................................................DAFTAR PUSTAKA ............................................................................................................ iii1222345667789101011 Isi Laporan Mini RisetBAB Latar Belakang Mini RisetBahasa merupakan simbol khas dari suatu negara ataupun wilayah, karena bahasa merupakan unsur vital dalam berkomunikasi atau sebagai alat komunikasi paling utama. Dalam melakukan interaksi, hubungan sosial dengan sesama di masyarakat, setiap orang butuh bahasa. Bahasa sangat beragam di dunia ini, karena setiap negara mepunyai bahasa masing-masing yang berbeda satu sama lain, bahkan bahasa dapat membedakan antara negara yang satu dengan negara yang lain maupun daerah yang satu dengan daerah lainnya. Negara Indonesia menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa umum atau utama dalam bernegara, berbeda dengan negara Amerika yang menggunakan bahasa Inggris dalam bernegara. Jadi, bahasa juga dapat menjadi ciri dari suatu Indonesia yang terdiri dari banyak pulau atau wilayah mempunyai berbagai macam bahasa yang berbeda tiap pulau dan daerahnya yang disebut bahasa daerah. Bahasa daerah ini dipakai dalam keadaan nonformal, dalam arti saat berinteraksi sesama warga satu daerah. Sedangkan dalam acara formal menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa penuturnya, karena bahasa Indonesialah yang diakui dan disepakati rakyat Indonesia dalam Sumpah Pemuda adalah bahasa Indonesia. Bahasa daerah dari suatu daerah yang satu dengan yang lain berbeda contohnya Sumatra Barat mempunyai bahasa Minang sebagai bahasa daerah, sedangkat Medan mempunyai bahasa Batak. Bahasa daerah ini dapat membedakan wilayah yang satu dengan wilayah yang berkembangnya waktu, maka pemakaian bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari mulai bergeser digantikan dengan pemakaian bahasa anak remaja yang dikenal dengan bahasa gaul. Anak remaja menganggap kalau tidak mengerti bahasa gaul berati remaja tersebut tidak gaul. Bahasa gaul makin meraja di kalarang remaja bahkan tak jarang banyak orang berpendidikan pun menggunakan bahasa gaul ini, baik dalam bentuk lisan maupun tulisan baik dalam waktu formal maupun non-formal mengakibatkan penggunaan bahasa menjadi tidak baik dan tidak benar. Dalam âminirisetâ ini penulis akan mencoba mengupas segala sesuatu tentang âPengaruh Penggunaan Bahasa Gaul Dikalangan Mahasiswa Terhadap Penggunaan Bahasa Indonesia Di Universitas Negeri Medanâ. Rumusan Masalah Mini Riset Dalam penelitian sederhana ini mencakup permasalahan penggunaan bahasa gaul di kalangan civitas akademika Universitas Negeri Medan, dan dampak penggunaan bahasa gaul tersebut terhadap penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar ? Tujuan Penelitian Mini riset ini bertujuan untuk mengetahui fenomena yang terjadi di lingkungan mahasiswa dalam menggunakan bahasa gaul menjadi sebuah kebiasaan dan bahasa keseharian serta dampaknya terhadap mahasiswa Universitas Negeri Medan dengan tidak menggunakan bahasa Indoneisa yang baik dan Manfaat Penelitian Penelitian ini memiliki manfaat sebagai bahan masukan bagi kalangan mahasiswa Universitas Negeri Medan yang masih menggunakan bahasa gaul dalam lingkungan Universitas Negeri Medan dan sebagai bahan rujukan untuk penelitian berikutnya terkait dengan penggunaan bahasa gaul dilingkungan mahasiswa. BAB IIKAJIAN BahasaKamus Besar Bahasa Indonesia secara terminology mengartikan bahasa sebagai sistem lambang bunyi yang arbitrer yang digunakan oleh anggota suatu masyarakat untuk bekerjasama, berinteraksi, dan mengindentifikasikan diri. Bahasa adalah bunyi yang dihasilkan alat ucap manusia, bukan bunyi yang dihasilkan alat lain. Bahasa berasal dari udara yang keluar dari paru-paru menggetarkan pita suara di kerongkongan dan kemudian terujar lewat dkk 20101 menurut Keraf dalam Smarapradhipa 20051, memberikan dua pengertian bahasa. Pengertian pertama menyatakan bahasa sebagai alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Kedua, bahasa adalah sistem komunikasi yang mempergunakan simbol-simbol vokal bunyi ujaran yang bersifat arbitrer. Dari beberapa pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa bahsa adalah bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia yang digunakan untuk berkomunikasi atau berinteraksi antara anggota bahasa menurut Abidin, dkk 20103 menjelaskan bahwa fungsi utama bahasa adalah sebagai media komunikasi, tetapi selain sebagai media komunikasi bahasa juga memiliki fungsi lain yaituĂË Fungsi ekspresif Bahasa dapat digunakan untuk mengekspresikan ide, gagasan, dan pengelaman. Contohnya dalam puisi. Pengarang mengeksperikan ide, gagasan dan pengalamanya dengan bahasa yang ditulis per bait yang disebut Fungsi estetis Bahasa sebagai media yang indah untuk menyampaikan pesan. Fungsi estetis ini biasa diwujudkan dalam bentuk karya Fungsi informatif, artinya bahasa dapat digunakan untuk menginformasikan sesuatu kepada orang Alat fungsional, artinya bahasa dapat dijadikan sebagai alat untuk mencapai tujuan negara mempunyai bahasa resmi masing-masing. Dalam Bahasa Indonesia bahasa resmi itu disebut bahasa baku. Bahasa baku terdiri dari kata-kata yang baku. Kata-kata baku adalah kata-kata yang standar sesuai dengan aturan kebahasaan yang berlaku, didasarkan atas kajian berbagai ilmu, termasuk ilmu bahasa dan sesuai dengan perkembangan zaman, dengan kata lain bahasa baku adalah bahasa yang menjadi bahasa pokok yang menjadi bahasa standar dan acuan yang digunakan sehari-hari pada bahasa percakapan maupun bahasa baku lazim digunakan dalamĂË Komunikasi resmi Tertulis, contoh surat-menyurat resmi, pengumuman resmi, undang- undang dan Wacana Teknis, contohnya laporan resmi, karangan ilmiah, buku pelajaran dan Pembicaraan di depan umum, contohnya ceramah, kuliah, pidato dan Pembicaraan dengan orang yang dihormati dan sebagainya Formal, contohnya guru terhadap murid, saat sedang rapat di intansi tertentu, pembicaraan gaul atau bahasa prokem yang khas Indonesia dan jarang dijumpai di negara-negara lain kecuali di komunitas-komunitas Indonesia. Bahasa gaul dijadikan sebagai bahasa dalam pergaulan anak-anak remaja. Istilah ini muncul pada akhir tahun 1980-an. Pada saat itu ia dikenal sebagai bahasanya para anak jalanan disebabkan arti kata prokem dalam pergaulan sebagai preman. Namun seiring bertambahnya waktu bahasa prokem yang tadinya hanya dipakai para preman atau anak jalanan sebagai bahasa rahasia beralih fungsi menjadi bahasa KomunikasiSejak dalam kandungan, bayi sudah menjalin komunikasi dengan ibunya, demikian juga sebaliknya. Komunikasi antara bayi dan ibunya dilaksanakan secara verbal, misalnya bayi dalam kandungan yang bergerak-gerak, namun juga dilaksanakan secara lisan, misalnya ibu yang mengucapkan kata, Sayang, anakku..Komunikasi berguna untuk menyampaikan pesan dari komunikator pemberi pesan kepada komunikan penerima pesan agar dapat dipahami, dimengerti, dan mungkin dilaksanakan. Komunikasi sangat penting bagi kebahagian hidup kita. Ada beberapa peranan yang disumbangkan oleh aktivitas komunikasi dalam rangka menciptakan kebahagiaan Komunikasi membantu perkembangan intelektual dan sosial manusia. Seiring dengan bertambahnya usia manusia, maka lingkungan pergaulan semakin luas. Bersamaan dengan ini perkembangan intelektual dan sosial manusia semakin bertambah. Bertambahnya kedua aspek tersebut sangat ditentukan oleh kualitas komunikasi manusia dengan lingkungan sekitar di mana ia berada. Oleh Wilbur Scharmm 1971, hubungan sosial ini diinginkan karena manusia merasa harga dirinya atau rasa amannya akan bertambah jika menjadi anggota masyarakat. Kebutuhan ini direalisasikan dengan menjalin komunikasi yang harmonis dengan kelompok sosial di mana seseorang itu berada. Hubungan dilaksanakan secara langsung antarpersonal. 2. Dengan komunikasi, manusia dapat menemukan jati diri atau identitasnya. Sebab manusia secara individual akan mendapatkan feed back atau umpan balik dari manusia lain. Dalam komunikasi manusia menanggapi, mengamati, berkata, memperhatikan atau mencatat berbagai hal yang disampaikan oleh orang lain. 3. Dalam rangka memahami realitas di sekeliling manusia serta menguji kebenaran kesan-kesan dan pengertian yang dimiliki tentang dunia sekitar kita, manusia perlu membandingkan dengan kesan-kesan dan pengertian orang tentang realitas yang sama. Keempat, kesehatan mental manusia sebagian besar juga ditentukan oleh kualitas komunikasi atau hubungan kita dengan orang lain, lebih-lebih orang-orang yang merupakan tokoh-tokoh signifikan dalam hidup KonformitasKonformitas adalah meleburkan diri pada lingkungan agar mendapat pengakuan. Dalam perkembangan sosial remaja, konformitas memang amat diperlukan karena akan meningkatkan self esteem harga diri anak. Konformitas meningkat sejalan dengan bertambahnya jumlah anggota kelompok. Dimana dalam penelitian-penelitian terkini justru menunjukkan bahwa konformitas cenderung meningkat seiring dengan meningkatnya ukuran kelompok hingga delapan orang anggota tambahan atau lebih. Jadi tampak bahwa semakin besar kelompok mahasiswa yang menggunakan bahasa gaul, maka semakin besar pula kecenderungan mahasiswa lainnya untuk ikut serta meskipun tingkah laku tersebut berbeda dari yang sebenarnya diinginkan. BAB IIIMETODOLOGI Metode PenelitianPenelitian ini dilakukan untuk mengungkapkan bagaimana fenomena yang terjadi seputar penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar pada mahasiswa perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang merupakan desain penelitian yang bersifat alamiah, dalam arti peneliti tidak berusaha memanipulasi setting penelitian, melainkan melakukan studi terhadap suatu menggunakan metode penelitian kualitatif adalah sebuah fenomena yang kompleks dapat diakomodasi dengan menggunakan metode yang terbuka dan penggunaan teori hanya berfungsi mengembangkan sensitivitas peneliti untuk memandu jalannya penelitian dan mengungkapkan permasalahan yang diteliti Mirra N. Milla, 2010. Data yang muncul dalam penelitian kualitatif ini berbentuk ungkapan kata informasi yang di sampaikan responden kepada peneliti dan akan di akomodasi untuk mendapat hasil yang Populasi dan Sampel1. Populasi Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas objek atau subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Populasi dalam penelitian ini adalah semua mahasiswa Universitas Negeri Sampel Mengingat populasinya sangat besar, serta agar diperoleh sampel yang representative yaitu sampel yang benar-benar menggambarkan keadaan populasi yang sebenarnya, maka sampel diambil memakai dengan teknik, yaitu Purposive Sampling. Purposive Sampling yaitu sampling yang bertujuan untuk mengambil subjek yang di dasarkan atas tujuan tertentu Arikunto, 2006. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian penggunaan bahasa gaul di kalangan mahasiswa Universitas Negeri Medan, maka sesuai dengan Purposive Sampling sampel dalam mini riset ini adalah 10 orang mahasiswa Universitas Negeri Medan yang menggunakan bahasa gaul dan kurang fasih dalam berbahasa Indonesia dengan baik serta menggambarkan karakteristik populasi Teknik Pengumpulan DataTeknik pengumpulan data penelitian ini adalah wawancara semi struktur. Teknik pencatatan wawancara semi struktur dengan menggunakan voice recorder handphone dan wawancara tidak struktur dengan menggunakan catatan kecil. Deskrpsi masalah yang peneliti angkat berdasarkan masalah etic yang merupakan teoritical review serta empirical finding yang permasalahannya muncul dari temuan teori atau penelitian sebelumnya Milla, 2011. Peneliti mencari sumber literatur mengenai bahasa dan penyalahgunaannya pada orang masa kini sehingga muncul masalah yang menarik perhatian peneliti tentang penggunaan bahasa indonesia dengan baik dan benar dan perkembangannya pada masa kini. Kemudian peneliti memilih responden dan menjalin komunikasi dan pendekatan hingga responden mau menjadi subjek dalam penelitian ini. Lalu peneliti melakukan wawancara semi struktur secara mendalam selama dua Teknik Analsis DataTeknik Analisis Data dalam penelitian ini adalah teknik analisis data kualitatif yang dilakukan sesuai dengan pendekatan fenomenologi, sehingga analisis data yang digunakan dengan cara mengeksplorasi pengalaman-pengalaman subjektif dan mengklarifikasi situasi yang dialami dalam kehidupan sehari-hari. Dari pertanyaan wawancara kemudian di analisis setiap jawaban responden dan mengidentifikasikannya sesuai dengan maksud dan tujuan penelitian. BAB IVHASIL DAN Hasil Penelitian Pada zaman sekarang, penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar sudah sangat jauh dari kebenaran, sehingga timbullah bahasa gaul anak muda atau yang lebih dikenal dengan bahasa âalay, slang,â. Kebanyakan penduduk Indonesia terutama penduduk asli dari daerah-daerah tertentu sudah banyak tidak menggunakannya sebagaimana mestinya. Pengetahuan akan sejarah bahasa Indonesia sudah banyak terabaikan dalam pendidikan sekolah sehingga seseorang terutama remaja tidak mampu untuk menghargai setiap bahasa yang telah di perjuangkan faktor kebiasaan menggunakan bahasa gaul, membuat setiap orang menjadi tidak biasa bahkan tidak tahu akan bahasa yang tepat ketika digunakan untuk berkomunikasi. Faktor teman sebaya dan media elektronik sangat mempengaruhi perkembangan bahasa yang ada. Dan juga faktor dari konformitas di antara individu dengan suatu kelompok. Agar mampu untuk bertahan di lingkungan yang serba dinamis, maka mau tidak mau seseorang mengikuti alur penelitian menyadari bahwa penggunaan bahasa âgaulâ adalah suatu kebiasaan yang salah dan mesti diubah. Akan tetapi, perilaku tersebut memberikan sensasi kesenangan yang luarbiasa karena variasi kata dan kalimat serta kalimat yang digunakan sangat menarik. Seiring dengan perkembangan teknologi pada masa kini, berkomunikasi menggunakan bahasa alay tidak hanya dilakukan secara verbal, tetapi pesan nonverbal melalui media elektronik juga digunaka dengan tidak menggunakan bahasa yang semestinya baku.Dampaknya adalah kesulitan dalam berkomunikasi dan berinteraksi menggunakan bahasa Indonesia dengan lawan bicara terkhususnya ketika berada di lingkungan pendidikan bagi pelajar. Dan ketakutan akan omongan yang berbelit-belit ketika berdiskusi di karenakan pembendaharaan kata bahasa Indonesia yang minim yang di sebabkan oleh faktor dari kebiasaan tidak menggunakan bahasa Indonesia dengan baik. Sehingga menggangu prestasi belajar mahasiswa, hubungan dengan dosen dan Pembahasan Penelitian Eksistensi Bahasa Indonesia di zaman sekarang ini perkembangan bahasa Indonesia kian menurun. Masuknya berbagai bahasa asing yang tidak mungkin kita tolak dan ada beberapa kata asing yang diserap menjadi kosa kata Indonesia. Namun, disisi lain, keberagaman bahasa serapan juga menjadi masalah bagi orsinilitas bahasa yang kian mengkhawatirkan dan penggunaan tata bahasa yang kian asal-asalan, baik tulisan maupun lisan. Tentu saja, media televisi, koran, radio, internet dan merek dagang import adalah termasuk faktor pendorong utama yang ikut mencederai kebahasaan kita. Fenomena ini sangat kentara pada pengunaan bahasa oleh anak-anak muda saat ini. Munculah istilah bahasa gaul, bahasa alay, dan kata lain keberadaan bahasa Indonesia semakin terkalahkan dengan munculnya bahasa lain seperti bahasa gaul. Pengaruh Bahasa Gaul Terhadap Bahasa Indonesia Di era globalisasi ini penggunaan bahasa gaul makin meraja dan terus muncul bahasa gaul baru yang membuat eksistensi bahasa Indonesia kian menurun. Penggunaan bahasa gaul ini membuat remaja makin sulit mengetahui bahasa Indonesia yang baik yang benar. Bahkan penggunaan bahasa yang terlalu sering mebuat orang-orang tak sadar bahwa bahasa tersebut bukan bahasa yang baik dan benar. Tidak jarang dalam acara formal pun banyak orang yang menggunakan bahasa gaul yang dalam konteksnya tidak sengaja. Media Mempengaruhi Perkembangan Bahasa Gaul Terliahat dari contoh struktur bahasa gaul bahwa media sangat berpengaruh terhadap penggunaan bahasa gaul, khususnya situs-situs jejaring sosial. Penikmat situs-situs jejaring sosial kebanyakan adalah remaja dan berstatus sebagai mahasiswa. Tulisan seorang remaja di situs jejaring sosial yang menggunakan bahasa gaul, akan dilihat dan bisa jadi ditiru oleh remaja lain. Tapi tak dapat dipungkiri bahwa penyerapan bahasa gaul dikalangan anak dan remaja yang tengah menjadi tren merupakan bagian dari konformitas terhadap lingkungan. Yang dimaksud konformitas adalah meleburkan diri pada lingkungan agar mendapat pengakuan. Dalam perkembangan sosial remaja, konformitas memang amat diperlukan karena akan meningkatkan self esteem harga diri anak. Jadi, remaja yang memang diperlukan bagi perkembangan sosialnya, yang harus diajarkan pada anak adalah soal penempatan, dalam arti kapan dan kepada siapa bahasa tersebut boleh digunakan BAB VKESIMPULAN DAN Kesimpulan Berdasarkan hasil dan pembahasan pada bab IV, maka dapat disimpulkan bahwa, keberadaan bahasa gaul memang sangat mengganggu eksistensi bahasa Indonesia. Namun disisi lain kita tidak bisa mencegahnya apalagi dikalangan anak-anak dan remaja serta kalangan mahasiswa karena perkembangan psikologis menuntut mereka agar diakui di masyarakat dan salah satunya dengan mengikuti tren bahasa gaul itu sendiri. Oleh karena itu perkembangan bahasa gaul tidak dapat dicegah tetapi dapat diminimalisir jika kita kembali meningkatkan eksistensi bahasa Indonesia itu sendiri. Dari 10 responden penelitian mereka mengakui bahwa merasa nyaman dengan penggunaan bahasa gaul dikalangan mereka sendiri, yang mana hal ini dianggap sebagai ciri khas yang membedakan mereka dengan kelompok lain di kalangan mahasiswa Universitas Negeri Saran Bahasa sebagai alat komunikasi verbal yang digunakan dalam proses berpikir ilmiah dimana bahasa merupakan alat berpikir dan alat komunikasi untuk menyampaikan jalan pikiran tersebut kepada orang lain, baik pikiran yang berlandaskan logika induktif maupun deduktif, untuk itu kita sebagai mahasiswa yang berada di kalangan akademika seharusnya menanamkan sifat disiplin dalam berbahasa Indonesia. Sehingga dengan sifat disiplin itulah akan menjadikan bahasa Indonesia tetap lestari sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar. Selain itu, jika ada pengaruh bahasa âpopuler/gaulâ yang masuk ke dalam bahasa Indonesia hendaknya disesuaikan dengan kaidah berbahasa Indonesia, yang pada hakikatnya merupakan identitas bangsa Indonesia. DAFTAR PUSTAKAAbidin, Yunus,dkk. 2010. Kemampuan Berbahasa Tinggi Indonesia di Perguruan. Bandung CV. Maulana S. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta Rineka CiptaKwartolo, Yuli. 2006. Membuka Cakrawala dengan Komunikasi. Artikel jurnalMilla, 2010. Psikologi Kualitatif, Metodologi Kualitatif dalam Penelitian Psikologi. Pekanbaru Suska 2011. Psikologi Kualitatif. Hand out materi kuliah. Diakses tanggal 2 Desember 2017
Konvensi Nasional Pendidikan Indonesia KONASPI VIII Tahun 2016 halaman 1393 MODEL PERKULIAHAN INOVATIF UNTUK CALON GURU HEBAT Suyatno Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Surabaya Email ABSTRACT This paper describes various models of innovative lectures that can improve the quality of teacher candidates to become great teachers. The method used is observation and reflection of the implementation of lectures conducted in classes of prospective teachers in subjects which are then described in the model of innovative lectures. Subjects were students of Indonesian language and literature education in Unesa in theoretical lectures and practical lectures with innovative models. The impact of the lecture were students happy, confident, and feel the practical benefits to be a teacher. The impact on the students who are already teachers are teachers declare success in teaching and gain trust his leadership to become the management team of the school. Social impact, innovative lectures able to build confidence in working together and sharing. ***** Makalah ini mendeskripsikan aneka model perkuliahan inovatif yang mampu mendongkrak kualitas calon guru sehingga menjadi guru hebat. Metode yang dipakai adalah observasi dan refleksi pelaksanaan perkuliahan yang dilakukan di kelas-kelas calon guru dalam mata kuliah yang diampu kemudian dideskripsikan ke dalam model perkuliahan inovatif. Subjek penelitian adalah mahasiswa pendidikan bahasa dan sastra Indonesia di Unesa dalam perkuliahan teoretis dan praktik dengan model perkuliahan inovatif. Dampak pengiring dari perkuliahan tersebut adalah mahasiswa senang, percaya diri, dan merasakan manfaat praktis untuk menjadi guru. Dampak bagi mahasiswa yang sudah menjadi guru adalah guru menyatakan keberhasilannya dalam mengajar dan mendapatkan kepercayaan pimpinannya untuk menjadi tim pengelola sekolah. Dampak sosialnya, perkuliahan inovatif mampu membangun kepercayaan diri dalam bekerja sama dan saling berbagi. Kata kunci Perkuliahan Inovatif, Prinsip Inovasi, Model Perkuliahan
Untuk melakukan mini riset dengan baik dan benar, maka kamu perlu paham dahulu apa itu mini riset. Riset adalah upaya manusia untuk menemukan solusi yang dibutuhkan akan masalah kehidupan manusia melalui berbagai langkah sistematis secara ilmiah. Riset membantu untuk memeproleh berbagai solusi dan kesimpulan ilmiah terkait sebuah permasalahan sehingga manusia bisa langsung mempraktikannya langsung untuk merubah kehidupan. Sedangkan mini riset merupakan karya tulis ilmiah yang dibuat oleh mahasiswa sebagai cara memenuhi tugas kuliah dari dosen pengampu mata kuliah tertentu. Tujuan melakukan mini riset adalah agar dosen pengampu tahu ide dan pemikiran masing-masing mahasiswanya terkait pokok masalah tertentu. Tema tersebut diangkat pada karya tulis dan berkaitan dengan mata kuliah. Karya tulis bisa dibuat dalam bentuk ide penelitian, ide bisnis, dan sebagainya. Cara Melakukan Mini Riset Setelah mengetahui apa itu mini riset, maka berikutnya kamu wajib mengetahui bagaimana cara melakukan mini riset yang benar. Terdapat beberapa langkah yang harus kamu lakukan sebagaimana berikut 1. Persiapan Penelitian Untuk melaksanakan mini riset, terdapat sejumlah hal yang harus kamu lakukan terlebih dahulu yaitu menemukan topik yang perlu diangkat pada mini riset, menentukan lokasi dimana mini riset akan dilakukan, menentukan kapan waktu pelaksanaannya, dan mengajukan permohonan surat pengantar terlebih dahulu pada dosen pengampu kemudian ditujukan pada pimpinan tempat mni riset tersebut. Jika izin sudah diperoleh, maka dosen dan pimpinan di lokasi mini riset bisa mempersilahkan mahasiswa dalam melakukan kegiatannya. Mahasiswa bisa menerapkan berbagai ide kreatifnya untuk memecahkan masalah yang terjadi, serta menulisnya pada bentuk karya ilmiah. 2. Menulis Laporan Terdapat sejumlah persyaratan yang harus kamu penuhi ketika menulis mini riset, termasuk ukuran kertas, spas, jenis font, ukuran font, dan batas pengetikan. Biasanya hal tersebut ditentukan oleh dosen, atau mengikuti panduan umum. Penulisan laporan mini riset bisa mencapai hingga 20 halaman, dengan menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, dan tidak boleh ada singkatan seperti dgnâ, tsbâ, dan lainnya. Berikut adalah sistematika penulisan laporan dalam mini riset Bagian muka Sampul muka, daftar isi, ringkasan atau abstrak sebanyak 1 halaman Bagian utama Bab I Pendahuluan; Bab II Tinjauan Pustaka; Bab III Metode Pelaksanaan; Bab IV Hasil Penelitian dan Pembahasan, Bab V Kesimpulan dan Saran Bagian akhir Daftar Pustaka; Lampiran Biodata; Surat Keterangan telah Melakukan Riset Penulisan Bagian Utama atau Bagian Isi Berikut adalah penjelasan tentang apa saja penulisan bagian utama atau bagian isi 1. Pendahuluan Pada bab pendahuluan harus ada latar belakang masalah, perumusan masalah, dan tujuan kegunaan penelitian. 2. Tinjauan pustaka Fungsinya membangun konsep maupun teori dasar studi. Sebutkan sejumlah teori terkait konsep dan teori yang akan temukan dari berbagai literatur, terutama buku, atau artikel yang diterbitkan pada jurnal ilmiah. 3. Rumusan Masalah Nyatakan rumusan masalah dengan jelas, konkret, dan tegas terkait apa yang akan kamu teliti, relevan dengan waktu, berkaitan dengan sebuah persoalan teoritis atau praktis dan berorientasi pada teori. 4. Tujuan dan kegunaan penelitian Kemukakan tujuan penelitian yang akan kamu lakukan. Pada penelitian deduktif-hipotetikal, tujuan secara umum yaitu menjelaskan hubungan tiap variable dalam studi. Sedangkan kegunaan penelitian yaitu harapan hasil yang dicapai secara ilmiah dan secara sosial. 5. Kajian Pustaka Fungsinya membangun konsep ataupun teori dasar mnii riset. Lakukan kajian pustaka relevan dengan masalah dalam riset, dengan meninjau atau membahas konsep dan teori sesuai literatur dan hasil penelitian sebelumnya. 6. Metode dan Teknik Pengumpulan Data Bagian ini membahas dua hal penting yaitu pengumpulan data relevan sesuai metode yang kamu pilih. Jika perlu, jelaskan tentang instrumen atau cara pengumpulan data. 7. Hasil dan Pembahasan Penelitian Pada bagian ini membahas tentang gambaran umum lokasi penelitian, deskripsi apa temuan hasil penelitian, dan pembahasan dari hasil penelitian. 8. Kesimpulan Kesimpulan adalah jawaban terkait pertanyaan yang diajukan pada perumusan masalah yang kamu ajukan. Simpulan tidaklah ikhtisar ataupun rangkuman pada bab sebelumnya. Tetapi hasil reflektif untuk mewakili muatan utama pada penelitian. Simpulan adalah cermin problem informasi baru, posisi penelitian, juga implikasi penelitian. Informasi berupa pendapat baru, pengukuhan dari pendapat lama, ataupun koreksi pendapat lama. Penutup Itulah penjelasan lengkap tentang apa itu mini riset dan bagaimana cara melaksanakan riset tersebut, hingga proses pelaporannya. Dengan penjelasan ini, nantinya dapat mempermudah kamu dalam menyelesaikan tugas kuliah yang berbentuk mini riset.
cara membuat laporan mini riset